Masyarakat Multikultural

Masyarakat Multikultural di Indonesia- Ada tiga istilah yang digunakan secara bergantian untuk menggambarkan masyarakat yang terdiri atas agama, ras, bahasa dan budaya yang berbeda, yaitu pluralitas (plurality), keragaman (diversity) dan multikultural (multicultural

Konsep pluralitas menekankan pada adanya hal-hal yang lebih dari satu (banyak). Keragaman menunjukkan bahwa keberadaan yang lebih dari satu itu berbeda-beda, heterogen dan bahkan tidak dapat dipersamakan. Sementara itu, konsep multikulturalisme sebenarnya merupakan konsep yang relatif baru. Inti dari multikulturalisme adalah kesediaan menerima kelompok lain secara sama sebagai kesatuan, tanpa memperdulikan perbedaan budaya, etnik, gender, bahasa ataupun agama. Jadi, apabila pluralitas hanya menggambarkan adanya kemajemukan, multikulturalisme memberikan penegasan bahwa dengan segala perbedaannya itu mereka adalah sama di ruang publik. Istilah multikulturalisme di masyarakat indonesia, sebenarnya sudah tidak asing lagi karena kita telah memilki semboyan Bhineka tunggal ika yang menjadi salah satu keseopakatan bersatunya suku bangsa di indonesia menjadi sebuah kelompok sosial besar yang disebut Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Samuel P. Huntington (1993) mengemukakan enam alasan mengapa masa mendatang akan terjadi benturan antara perbedaan yaitu :
  1. Perbedaan antara peradaban tidak hanya riel (kenyataan) melainkan juga mendasar
  2. Dunia sekarang semakin menyempit, interaksi antara orang-orang berbeda peradaban semakin meningkat
  3. Proses modernisasi ekonomi dan sosial dunia membuat orang atau masyarakat tercerabut dari identitas diri lokal mereka yang sudah berakal dalam, disamping memperlemah negara bangsa sebagai sumber identitas bangsa
  4. Tumbuhnya kesadaran peradaban dimungkinkan karena peran ganda barat
  5. Karakteristik dan perbedaan budaya kurang bisa berkompromi dibanding dengan perbedaan politik dan ekonomi
  6. Regionalisme ekonomi semakain meningkat

Pendapat Huntingtonn tersebut banyak menimbulkan kontroversi, namun terlepas dari kontroversi tersebut hal yang harus kita waspadai adalah munculnya perpecahan etnis, budaya, dan suku bangsa dalam tubuh bangsa kita sebagai kelompok sosial yang besar. Jadi disadari atau tidak pengaruh globalisasi dan gerakan multikulturalisme akan mempengaruhi tatanan bangsa dan negara kita sebagai sebuah kelompok yang besar, yang harus dijaga agar tidak terpecah belah.

0 Response to "Masyarakat Multikultural"

Posting Komentar